Chicken Ball atau Bola-Bola Ayam, Cemilan Sehat

Sebentar lagi menjelang senja, enaknya nulis blog sambil makan cemilan Bola-bola Ayam nih. Mari kita buat sekarang dengan bahan sebagai berikut.

Bahan: 
100 gr ayam rebus dicincang halus
1/2 buah bawang bombay dicincang halus
1 butir bawang putih dicincang halus
75 gr wortel, rebus dan potong kotak kecil
50 gr tepung terigu
200 ml air
3/4 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
1/4 sendok teh pala bubuk
2 sendok makan minyak untuk menumis
1 liter minyak untuk menggoreng

Pelapis:
3 butir telur, kocok lepas
125 gr tepung roti kasar

Cara Membuat:
1. Tumis bawang bombay,bawang putih sampai harum, tambahkan ayam, wortel.
2. Tambahkan tepung terigu, aduk rata. Tuang air, aduk rata sampai kental.
3. Masukkan garam, merica, pala, aduk rata. Angkat dan dinginkan. Setelah dingin bentuk bulat.
4. Celupkan bulatan bola ayam di telur lalu gulingkan ke dalam tepung roti. Goreng sampai matang.
5. Sajikan hangat dengan saus sambal.

kompas musafir
(Sumber foto: rgrull.wordpress.com)


Es Campur Komplet Cincau Selasih Enak dan Segar

Wah sudah menjelang siang nih, pasti istri sedang menyiapkan menu pelepas dahaga setelah makan siang yang istimewa nasi hangat dengan lauk Kakap Manis Pedes Gurih. Hemm membayangkanny saja sudah bikin ngiler, ternyata  istri saya sedang menyiapkan Es Campur Komplet pakai Cincau dan Selasih sebagai teman makan Cake Tiga Rasa. Rasanya tuh segeeeeeerrr banget dah! sobat bloger mau mencobanya? silahkan dilihat resepnya sebagai berikut.

Bahan:
Sumsum:
100 gr tepung beras
20 gr tepung kanji
650 ml santan dari 1 butir kelapa
1/2 sendok teh garam halus
1 lembar daun pandan

Pelengkap:
4 gr selasih, direndam
200 gr cincau hitam, dipotong kotak 1 cm
es serut
50 gr susu kental manis putih

Sirup Gula Merah:
100 gr gula merah
100 ml air
2 lembar daun pandan

Kuah Santan:
800 ml santan dari 1 butir kelapa
2 lembar daun pandan
1/2 sendok teh garam

Cara Membuat:
1. Masak bahan sumsum sambil diaduk sampai meletup-letup, dinginkan.
2. Rebus bahan sirup gula merah sambil diaduk hingga mendidih.
3. Rebus bahan kuah hingga meletup-letup.
4. Tata sumsum dalam mangkuk. Tambahkan pelengkap dan sirup. Tambahkan es serut.
5. Siram dengan kuah dan susu kental manis.

Kompas Musafir
(Sumber foto: smarapura.com)


Resep Cake Tiga Rasa

Walaupun bulan puasa telah lewat, tidak ada salahnya jika sobat bloger tetap menyuguhkan cake-cake enak khusus untuk keluarga tercinta, biar lebih disayang suami gituuu! Salah satu cake yang saya rekomendasikan adalah Cake Tiga Rasa, membuatnya tidak terlalu sulit dan rasanya pasti enaklah.

Bahan A:
8 kuning telur
4 putih telur
100 gr gula pasir
2 sendok teh SP
80 gr tepung terigu
20 gr maizena
100 gr margarin, dilelehkan
1/2 sendok teh pasta moka
1/4 sendok teh esens pandan + pewarna hijau
100 gr selai nenas untuk olesan

Bahan B:
4 kuning telur
2 putih telur
50 gr gula pasir
1 sendok teh SP
40 gr tepung terigu
10 gr tepung maizena
50 gr margarin, dilelehkan
1/2 teh pasta cokelat

Cara Membuat:
1. Bahan A: kocok gula, telur, dan SP sampai kental.
2. Tambahkan terigu dan maizena sambil diayak dan diaduk rata.
3. Masukkan margarin leleh, aduk rata.
4. Bagi adonan menjadi dua bagian yang rata, masing-masing tambahkan pasta moka dan esens pandan dan pewarna hijau. Aduk rata.
5. Tuang masing-masing adonan ke dalam loyang 22x12 cm yang sebelumnya telah diolesi dengan margarin dan dialasi    dengan kertas roti. Oven selama 20 menit dengan suhu 180 derajat.
6. Buat bahan B seperti pada bahan A.
7. Oles kue cokelat dengan selai nenas, tutup cake pandan olesi lagi dengan selai nenas, kemudian tutup lagi dengan cake moka.

Kompas Musafir
(Sumber foto: sajiansedap.com)

Resep sebelumnya: Kue keju


Resep Kue Keju Sederhana

Membuat kue keju ternyata tidak sulit, bahan yang digunakan pun tidak banyak, seperti  halnya membuat Brownies Cokelat Kukus, yang paling utama dibutuhkan adalah kemauan untuk membuat kuenya.

Bahan: 
750 gr tepung terigu
125 gr keju parut
550 gr roombutter
2 butir kuning telur untuk olesan

Cara Membuat:
1. Ayam tepung terigu kemudian campurkan dengan keju parut (mencampurnya dengan menggunakan tangan saja).
2. Jika telah tercampur rata, masukkan roombutter. Aduk-aduk kembali sampai rata.
3. Sediakan talenan, lumuri dengan terigu, ambil sedikit adonan. Buat bentuk memanjang kira-kira sebesar telunjuk kemudian potong-potong sepanjang 2 cm.
4. Atur adonan dalam loyang yang sebelumnya diolesi dengan mentega dan ditaburi dengan tepung.
5. Olesi bagian adonan dengan kuning telur kemudian taburi dengan keju parut.
6. Panggang dalam oven panas kurang lebih 25 menit.

Kompas Musafir
(Sumber foto: cara-membuat.org)
Resep sebelumnya: Pindang serani
Resep berikutnya: Cake Tiga Rasa

Resep Pindang Serani Enak Khas Jepara

Saat dilihat sekilas Pidang Serani ini seperti salah satu masakan khas Sulawesi Selatan yaitu Parede Ikan. Berbahan dasar sama yaitu ikan, masakan mampu menggugah selera sobat bloger. Kuahnya yang segar dan pedas tentu akan membuat kita tidak melewatkan masakan yang satu ini. Saya bagikan juga nih resepnya untuk sobat bloger semua.

Bahan:
250 gr ikan bandeng tanpa duri (cara mendapatkannya: pukul-pukul bandeng pelan, lalu patahkan pangkal duri tengah dari insang. Bagian ekor dilipat sedikit sampai terasa duri patah, tarik duri dari bagian insang hingga duri keluar)
2 gelas air

Bumbu:
1 sendok makan air jeruk nipis
1 sendok makan minyak
3 butir bawang merah dirajang halus
1 siung bawang putih dirajang halus
1 buah cabai merah, dibuang bijinya kemudian dipotong kasar
1 potong kecil lengkuas
1 potong kecil kunyit
1/2 tangkai serai
2 lembar salam
1 sendok teh asam jawa
garam dan gula secukupnya

Cara Membuat:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk dan garam. Potong menjadi lima bagian.
2. Tumis semua bumbu dengan minyak. Tuangi air. Rebus sampai mendidih dan bumbu meresap.
3. Masukkan ikan dalam panci rebusan. Tambahkan air asam, gula dan garam. Setelah mendidih, teruskan merebus di atas api kecil  sampai ikan matang dan bumbu meresap.

Kompas Musafir
(Sumber foto: food.detik.com)




Resep Brownies Coklat Kukus Enak dan Sederhana

Saya pikir membuat Brownies Cokelat Kukus itu sulit, setelah saya melihat proses pembuatannya, ternyata cukup mudah semudah membuat Martabak Malabar. Jadi ketagihan untuk makan kue coklat manis itu. Yuk lihat cara membuatnya.

Bahan:
175 gr tepung terigu
1 sendok teh baking powder
30 gr cokelat bubuk
4 butir telur
125 gr gula pasir
1/2 sendok makan SP (emulsifier)
200 gr margarin, lelehkan
100 ml susu cokelat kental manis

Cara Membuat:
1. Panaskan dandang. Olesi loyang ukuran 20x20x7 cm (atau sesuai dengan yang sobat bloger miliki) dengan sedikit margarin.
2. Ayak tepung terigu bersama baking powder dan cokelat bubuk, sisihkan.
3. Kocok telur dan gula pasir sebentar. Masukkan SP, kocok lagi sampai mengembang dan kental.
4. Masukkan campuran tepung terigu bergantian dengan margarin leleh dan susu kental manis, aduk sampai adonan rata.
5. Masukkan adonan ke dalam loyang. Kemudian masukkan loyang ke dalam dandang yang telah mendidih airnya, bungkus tutup dandang dengan serbet, lalu tutup rapat. Kukus sampai matang atau kurang lebih 30 menit.
6. Angkat setelah dingin potong-potong.

Kompas Musafir
(Sumber foto: resepmakanan-id.com)





Resep Martabak Malabar, Martabak Telur Sederhana

Selain pop corn, kami juga suka menikmati cemilan Martabak Malabar atau yang lebih dikenal dengan nama martabak telur. Cara membuatnya cukup mudah, bisa sobat bloger lihat disini.

Bahan:
Untuk Kulit:
1 sendok teh tepung kanji atau tepung sagu
2 sendok makan tepung beras
1 butir telur
1/2 gelas air
garam secukupnya

Untuk Isi:
2 batang daun bawang diiris halus
1 butir bawang bombay diiris halus
1/2 ons daging cincang
1 butir telur
lada dan garam sesuai selera

Cara Membuat:
1. Kulit: aduk semua bahan kulit menjadi satu, Panaskan wajan anti lengket, masak seperti membuat telur dadar.
2. Masukkan adonan isi yang telah dicampur, letakkan dibagian tengahnya.
3. Lipat kulit hingga membentuk segiempat, masak hingga matang. Angkat. Siap disajikan dengan cabe rawit dan asinan mentimun.
kompas musafir
(Sumber foto: jakartacakes.com)


Cara Membuat Pop Corn Sederhana

Pop corn, cemilan yang satu ini adalah salah satu favorit kami di kala istirahat atau jika sedang menonton, selain puding kelapa muda pastinya. Terkadang sulit untuk mendapatkannya, apalagi daerah tempat tinggal kami agak jauh dari kota kabupaten, makanya kami mencoba membuatnya tetapi masih sangat sederhana, siapa tau sobat bloger berminat juga untuk mencoba membuatnya, saya bagikan resepnya deh!

Bahan:
1 genggam Jagung pop corn (biasanya ukurannya lebih kecil dari jagung manis atau pulut, biasanya dijual di mini market atau supermarket).
1 sendok makan mentega

Cara Membuat:
1. Panaskan wajan atau jika sobat bloger memiliki happycall atau sejenisnya jauh lebih baik menggunakan itu.
2. Masukkan jagung kemudian tutup. Gunakan api kecil saja.
3. Jangan membuka tutup jika masih terdengar bunyi letupan. Setelah tidak terdengar bunyi letupan, matikan apinya kemudian angkat. Jika sobat bloger ingin pop corn yang manis dapat ditambahkan gula pasir halus.
kompas musafir
(Sumber foto: hindustantimes.com)

Puding Kelapa Muda dengan Jasjus Jeruk, Cemilan Segar di Siang Hari

Setelah kenyang makan nasi hangat dengan lauk ikan Kakap Pedas Manis, kami menikmati siang yang panas dengan Puding Kelapa Muda. Sobat bloger pasti ngiler! hehehe. Kalau begitu, silahkan sobat bloger buat pudingnya dengan cara berikut ini.

Bahan:
1 butir kelapa muda, sisihkan airnya dan keruk isinya
2 bungkus jasjus rasa jeruk, larutkan dengan 400 ml air kelapa muda
1 bungkus agar-agar warna putih
1 lembar daun pandan
75 gr gula pasir

Bahan Saus, Masak hingga kental:
1 bungkus jasjus rasa strawbery, larutkan dengan 300 ml santan, dari 1/2 butir kelapa
1 lembar daun pandan, robek dan simpulkan ujungnya
1/4 sendok teh garam halus
1 sendok makan maizena larutkan dengan 1 sendok makan air

Cara Membuat:
1. Didihkan larutan jasjus jeruk, agar-agar, daun pandan dan gula pasir sambil diaduk-aduk.
2. Angkat dan buang daun pandannya. Tambahkan kelapa muda, masak kembali selama 10 menit.
3. Angkat, tuangkan ke dalam cetakan, dinginkan. Sajikan dengan saus strawberynya.

kompas musafir
(Sumber foto: maulanawijaya.blogspot.com)

Resep Kakap Pedas Manis Gurih dan Enak

Bosan dengan masakan daging-dagingan, saya beli ikan Kakap di pasar. Oleh istri saya ikan tersebut diolah menjadi masakan yang sederhana namun mampu menggugah selera, Kakap Pedas Manis namanya. Untuk sobat bloger yang ingin mencoba resep ini silahkan dilihat dibawah ini.

Bahan: 
1 ekor kakap putih (bisa menggunakan ikan yang lain, misalnya gurame atau nila)
1/2 sendok teh garam
3/4 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh air jeruk nipis

Bumbu Saus:
1/2 buah bawang bombai, iris
4 sendok makan saus tomat
6 sendok makan saus sambal
1 sendok teh cabe halus
150 ml air
1 buah cabe merah, iris memanjang
1/2 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
1/2 sendok makan minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat:
1. Campur kakap dengan garam, merica, dan air jeruk nipis, diamkan selama 15 menit agar bau amis ikan hilang.
2. Goreng kakap hingga matang.
3. Membuat saus: panaskan minyak goreng, tumis bawang hingga harum, tambahkan saus tomat, saus sambal, cabe halus, air dan cabe iris.
4. Tuang larutan maizena, aduk rata. Masak hingga kental dan mendidih dengan api kecil. Angkat.
5. Sajikan kakap goreng dengan sausnya.

kompas musafir
(foto : resepcaramembuat.com)



Tanah Ulayat Oleh Suku Kubu

kompas musafir
Dharmasraya – Sekitar tiga tahun lalu (2011 - 2012) yang lalu suku kubu kelompok Penyiram berladang di sekitar kawasan hutan Banai, kelompok yang berjumlah sekitar 10 KK tersebut membuka hutan dan bertanam karet serta jenis tanaman perkebunan lainnya, mulanya tindakan mereka membuka areal perkebuna tersebut tidak terlalu bermasalah, kemudian hari baru terdengar isu-isu yang menyatakan tindakan tersebut tidak di restui Ninik mamak dan penghulu kenagarian Banai. Pasalnya kawasan tersebut merupakan kawasan ulayat ninik mamak Banai.

Ketika ditelusuri lebih lanjut, ditemukan beberapa point yang dinilai penting untuk dicermati.

1. Suku Kubu dinilai masyarakat setempat sebagai orang liar. Liar dalam pengertian disini adalah segala sesuatu yang berkonotasi negative disandangkan oleh masyarakat terhadap mereka, misalnya : pencurian buah durian yang diklaim oleh warga setempat sebagai milik mereka, sementara pada prinsipnya pohon Durian yang tumbuh di dalam hutan dan dijadikan pemukiman oleh suku kubu susah untuk diidentifikasi sebagai milik siapa, kecuali pada areal tersebut terdapat bekas ladang peninggalan kakek moyang terdahulu.

Pada kenyataannya saya sendiri pernah berkunjung ke salah satu pohon Durian yang pernah di jadikan lokasi Sudung suku kubu, jaraknya lebih kurang tujuh jam berjalan kaki dari pinggiran hutan, melewati hutan lebat mendaki bukit dan menyebrangi sungai. Analisa saya tidak mungkin orang kampung akan bersedia menunggui pohon durian yang sudah sangat jauh kedalam rimba lebat tersebut, ditambah lagi hewan Buas yang siap mengintai.

2. Penilaian yang keliru tentang kepemilikan hutan : Suku kubu dimanapun posisi kastanya adalah suku yang sangat menggantungkan hidup dari hasil hutan, mereka (Suku Kubu) meyakini bahwa hutan adalah kehidupan mereka, tidak satupun yang memiliki hutan kecuali mereka yang hidup menetap dan memperlakukan hutan dengan penuh penghormatan.

Pengalaman pribadi saya dengan salah seorang kelompok penyiram bernama Yusup. Kepada saya Yusup pernah mengatakan “Jika betul hutan ini adalah kepunyaan ninik mamak, coba dia tumbuhkan agak sebatang pohon, kalau betul mereka yang punya hutan ini mengapa mereka tidak tinggal dihutan ini, satu pohonpun tidak ada yang bertuliskan nama “ninik mamak” kampong, bagaimana bisa dikatakan hutan ini milik mereka”.

Penilaian seperti ini tentu tidak bermaksud mengesampingkan tatanan adat Minangkabau yang dianut oleh penduduk Banai, dimana dalam tatanan adat minang ada yang dikenal dengan kepemilikan tanah ulayat, pada kenyataannya suku kubu tidak mengerti cara Ninik mamak mengklaim memiliki tanah ulayat jauh sampai kepedalaman Rimba sana, bahkan dengan sangat mungkin hutan pedalaman tersebut belum pernah dijamah oleh Ninik Mamak yang dinisbahkan sebagai pemilik tanah ulayat, jelas Yusup.

Bagaimanapun dilema yang terjadi diseputar Rimba yang dihuni oleh suku kubu, nilai penting yang tidak boleh kita lupakan adalah, bahwa dengan semakin berkurangnya jumlah luasan hutan di kabupaten Dharmasraya sesungguhnya ruang hidup suku kubu semakin sempit.

Situasi seperti ini mungkin biasa saja bagi kita selaku “Orang luar”, namun tentu ada konsekuensi berikutnya ketika sekelompok suku sudah tidak lagi memiliki tempat untuk mencari penghidupan, konsekuensi sosial yang bisa berbentuk apa saja bahkan tidak tertutup kemungkinan konsekuensi tersebut akan berdampak pula kepada tatanan sosial yang lainnya.

Mari kita bijak menyikapi persoalan ini, terutama pemerintah daerah selaku perpanjangan tangan Negara dan masyarakat Kabupetan Dharmasraya khususnya.

“Mereka tidak meminta untuk Terlahir sebagai Suku Kubu ..” 

Artikel terkait budaya suku kubu :
1. kearifan lokal suku kubu 2. Pemilu pertama suku Kubu
3. Menikah dengan gadis suku kubu
4. Darah Naga di pemukiman Suku Kubu
5. Budaya Melangun dan Kawin Cigak 

Suku Kubu - Melangun dan Kawin Cigak

Hari itu tanggal 3 Agustus 2014, disela liburan lebaran kami bertemu dengan rombongan suku Kubu pimpinan Penyiram diskeitar kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT. SMP (Incasi Raya Group), rombongan yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut sedang melakukan prosesi “Melangun”, berpindah dari pemukiman mereka di batang bakur, jarak Batang bakur dengan kawasan perkebunan PT. SMP tersebut sekitar tujuh jam berjalan kaki.

Kepindahan mereka dikarenakan salah seorang anak dari Idar meninggal dunia dalam perjalanan mereka menuju dukun berobat, setahu saya anak yang meninggal tersebut belum diberi nama kendati usianya sudah menginjak sekitar satu tahun setengah, sebagaimana diterangkan Udin salah satu rombongan Penyiram, prosesi Melangun saat ini kemungkinan tidak akan selama prosesi melangun pada saat kawasan hutan mereka masih luas dan lebat, kata kalau dulu melangun biasa mereka lakukan selama empat tahun lebih kurang, kalau sekarang mungkin tidak akan selama itu, jelas Udin.
Kawasan hutan Dharmasraya yang semakin berkurang membuat ruang gerak mereka semakin sempit, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk berpindah lebih jauh ketika mereka melakukan prosesi Melangun, ketika saya Tanya budaya suku kubu yang satu ini (Melangun) seperti dijelaskan udin, kematian antara orang luar (Orang koto) dengan orang dalam (suku Kubu) sangat jelas perbedaannya disni, orang luar akan menguburkan kematian didalam tanah, semantara itu suku kubu akan membuat “Singkap” berbentuk sebuah menara, didalam singkap itu mereka meletakkan mayat yang meninggal, singkap ini dibuat sejauh mungkin ditengah hutan. Proses perlakuan terhadap mayat seperti ini hampir mirip dengan yang dilakukan suku Toraja di Sulawesi sana, hanya saja suku kubu tidak melakukannya didinding bukit batu.

Saya audiensi cukup lama dengan Udin, perihal kematian dan perkawinan suku kubu di Dharmasraya ini. Terkait dengan perkawinan suku kubu juga mengenal istilah yang berkonotasi negative, seperti “kawin cigak”. Orang luar (orang kota) memberikan istilah kawin lari, terhadap pasangan yang melakukan perkawinan tanpa persetujuan keluarga atau perkawinan yang disebabkan hal negative lainnya, sementara itu suku Kubu menamakan perkawinan seperti dimaksud diatas dengan nama “kawin Cigak”.

Kawin cigak menurut udin, merupakan perkawinan yang tidak mengikuti adat istiadat suku Kubu, perkawinan yang dilakukan secara adat harus dihadiri oleh pemimpin masa dan penghulu/ninik mamak semua kelompok suku kubu, jika seorang gadis hendak menikah maka orang tuanya akan membayar kepada pemimpin masa dan ninik mamak pihak pengantin laki-laki , pembayaran tersebut akan dijatuhkan sebagai hutang bagi pengantin laki-laki yang akan dibayarnya selama hidup bersama dengan istrinya.

kompas musafir
Dari penjelasan udin tersebut maka bisa saya simpulkan, kawin Cigak merupakan istilah kumpul kebo dalam suku Kubu, karena perkawinan seperti ini tidak satupun mengikuti aturan adat suku Kubu, lebih jelasnya Udin mengatakan “Mereka kawin atas kesepakatan mereka berdua, saja.”

Artikel terkait budaya suku kubu :
1. kearifan lokal suku kubu
2. Pemilu pertama suku Kubu
3. Menikah dengan gadis suku kubu
4. Darah Naga di pemukiman Suku Kubu

Resep Putu Ayu Pelangi Enak dan Mudah

Saat-saat setelah lebaran seperti sekarang ini, enaknya makan kue yang ringan-ringan saja baik dari segi pembuatan maupun dari segi penggunaan bahan-bahan. Jika sobat bloger bosan dengan kue Bolu Lapis Busa, maka salah satu kue yang saya rekomendasikan untuk sobat bloger karena gampang cara pembuatannya adalah Putu Ayu Pelangi. Berikut cara membuatnya.

Bahan:
4 butir telur
150 gr gula pasir
150 gr tepung terigu
100 cc santan kental
pewarna merah dan hijau
150 gr kelapa parut yang telah diberi sedikit garam halus
15 cetakan bentuk mangkuk kecil

Cara Membuat:
1. Masukkan satu sendok makan kelapa parut di setiap dasar cetakan sambil dipadatkan, sisihkan.
2. Kocok telur dan gula sampai mengembang. Tambahkan tepung kemudian aduk rata. Tuangkan santan dan aduk rata lagi.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian, masing-masing berikan warna merah dan hijau, aduk rata.
4. Tuang adonan hijau memenuhi sepertiga bagian cetakan kemudian tuangkan adonan merah hingga memenuhi sepertiga bagian memenuhi cetakan, kemudian kukus sampai matang.

kompas musafir
(Sumber foto: id.openrice.com)