Cara Membuat Lontong Cetak

Cara membuat lontong cetak ini, gampang-gampang susah jika dibandingkan dengan Lontong Daun dan Lontong Plastik. Segera saja kita simak cara membuatnya berikut ini.

Bahan :
250 g beras pulen, cuci, tiriskan
1 liter air
garam secukupnya

Cara Membuat :
1. Siapkan loyang atau pinggan tahan panas berdiameter 24 cm. Masukkan beras kemudian tambahkan air dan garam.
2. Panaskan dandang kemudian kukus lontong selama 2 jam atau sampai terbentuk. Jangan lupa sewaktu-waktu lontong harus diaduk supaya teksturnya halus. Perhatikan juga air rebusannya, jika telah berkurang tambahkan dengan hati-hati agar tidak mengenai lontong.
3. Setelah matang, angkat dan segera dinginkan sampai mengeras. Potong-potong berbentuk kotak sebelum lontong dihidangkan.

kompas musafir
(Sumber foto : kaskus.co.id)


Cara Membuat Lontong Plastik

Kita sudah membahas cara membuat Lontong Daun, untuk tulisan sekarang kita akan belajar membuat Lontong Plastik, caranya hampir sama dengan membuat lontong daun. Berikut cara membuatnya.

Bahan :
1/2 liter beras pulen, cuci, tiriskan
2 liter air
garam secukupnya
3 lembar daun pandan
plastik ukuran 250 g, tusuk-tusuk permukannya dengan tusuk gigi (bisa juga setelah diisi dengan beras)

Cara Membuat :
1. Rebus beras dengan air yang air yang telah ditambahkan garam sampai menjadi aron, jangan lupa sekali-kali diaduk, kemudian angkat.
2. Isi plastik 2/3 penuh dengan beras aron, padat-padatkan kemudian direkatkan dengan lilin. Kerjakan sampai selesai
3. Siapkan panci perebus, susun lontong plastik di dalamnya, isi dengan air sampai terendam, kemudian masukkan daun pandan . rebus lontong sampai matang dan padat kurang lebih selama 2 jam, angkat dan tiriskan.

kompas musafir
( Sumber foto : dapurnyaummi.blogpot.com )


Cara Membuat Lontong Daun

Sobat bloger tau kan ketupat?, syukurlah kalau tau! makanan dari beras yang dimasukkan ke dalam daun kelapa muda yang bentuk sedemikian rupa kemudian direbus. Kadang ibu-ibu nih suka malas buat ketupat, selain ribet, cara masak yang benar juga jarang tau, daripada ribet buatnya mending buat yang lebih gampang, enaknya juga sama. Lontong, alternatif pengganti ketupat ini bisa juga dimakan dengan opor ayam.

Ada beberap macam cara membuat lontong, misalnya lontong daun, lontong plastik dan lontong cetak. Nanti saya uraikan satu per satu cara membuatnya khusus untuk sobat bloger sekalian. Untuk langkah awal kita akan belajar membuat Lontong Daun, berikut cara membuatnya.

Bahan :
1/2 liter beras pulen (pilih yang berasnya keras), cuci dan tiriskan
2 liter air
garam secukupnya
daun pisang secukupnya, potong dengan ukuran 22 cm x 18 cm

Cara Membuat :
1. Siapkan panci, rebus beras dengan air yang telah diberi garam sampai beras menjadi aronan. Jangan lupa sewaktu-waktu harus diaduk, kemudian angkat
2. Tumpukkan dua lembar daun pisang secara bolak balik , kemudian gulung dengan diameter 3 cm, semat salah satu ujungnya dengan lidi, kemudian isikan beras aron sampai penuh. Semat ujung satunya lagi dengan lidi, kerjakan sampai beras habis
3. Susun lontong dalam panci kemudian isi dengan air sampai terendam, lalu rebus sampai matang, atau kurang lebih satu setengah jam. Angkat dan tiriskan.

Tips: ketika didinginkan usahakan agar lontong tegak berdiri agar sisa air keluar dari lontong sehingga lontong akan lebih kenyal dan tidak lekas rusak.

kompas musafir
( Lontong Daun, Sumber foto : resepmasakanid.blogspot.com )


Es Pallu Butung, Menu Buka Puasa yang Segerrrrr!

Saat lihat pertama kali makanan ini dibuat oleh istri saya  (yang asli sulawesi selatan), saya tersenyum sendiri (sambil berkata dalam hati: "masakan apa pulak yang dibuat istri saya ini"), namanya juga lucu Es Pallu Butung, maklum makanan ini tidak ada di Padang, ternyata rasanya manis, segar dan rasanya kurang (kurang banyak di piring hehehe). Kita coba yuk!

Bahan :
100 gr tepung beras
1 L santan encer
100 ml santan kental
2 lembar daun pandan, potong-potong
1/2  sendok teh garam
100 g gula pasir
4 buah pisang raja (pisang lainnya sesuai selera) yang tua, kukus, kupas, potong melintang 2 cm
es batu secukupnya
sirop merah (kata istri saya, kalau di Makassar ada yang namanya sirup DHT, lebih mantap jika menggunakan itu)

Cara Membuat :
1. larutkan tepung beras dengan santan encer, sisihkan
2. rebus santan kental bersama daun pandan, garam dan gula pasir, aduk hingga mendidih. kemudian sambil diaduk tuangi larutan tepung beras dan masukkan pisang, masak hingga kental
3. aduk dan masak sampai semuanya matang. angkat dan dinginkan
4. hidangkan dengan menaburkan es batu dan sirup

kompas musafir
( Sumber foto : femina.co.id )


 


Dendeng Balado Khas Padang

Tidak terasa bulan puasa tinggal menghitung hari sobat bloger. Gimana persiapannya? sudah masak apa saja nih. Kalau di rumah istri dan ibu sudah mulai masak Rendang Daging Padang dan satu lagi Dendeng Balado, pokoknya sibuk dah, maklum ibu-ibu! Daripada cuma orang di rumah yang menikmati Dendeng Baladonya, alangkah baik hatinya saya jika resepnya saya bagikan juga kepada sobat bloger sekalian, Cara buatnya amat sangat gampang!

Bahan :
500 gr daging sapi has
1 sendok teh ketumbar
2 siung bawang putih
2 sendok teh garam
500 cc air
minyak goreng

Bumbu Masak Kasar :
2 sendok makan minyak untuk menumis
200 gr cabai merah
8 butir bawang merah
1 sendok teh air jeruk nipis
1 sendok teh garam

Cara Membuat :
1. Haluskan ketumbar, bawang putih dan garam. campur dengan air rebusan lalu rebus daging hingga setengah matang. iris tipis daging kemudian goreng samapai matang, sisihkan
2. Kukus cabai merah dan bawang merah selama 5 menit lalu tumbuk kasar bersama bumbu lain. Tumis bumbu tersebut beserta garam dan air jeruk nipis, setelah matang siramkan di atas  dendeng daging.

Gampang ji toh! (logat sulsel, hehhe). Selamat mencoba.

kompas musafir
( Sumber foto : pulsk.com )



Daging Sambal Bajak, Sambal Pedes Level 15!

Pedes tuh bukan cuma kesukaannya orang padang, tapi orang-orang dari luar padang juga suka, Sulawesi misalnya. kalau di Padang menggunakan Cabe Keriting, nah kalau di Sulwesi Selatan sana lebih memilih cabai rawit merah yang super pedas. Nah karna saya dan istri sama-sama pecinta makanan pedesss, kami buat lah Daging Sambal Bajak level 15 ini, yuk intip cara buatnya :

Bahan :
500 gr daging has dalam  dipotong 4x2 cm 

Bumbu halus :
20 buah cabai merah
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 buah tomat
1 sendok teh terasi
garam secukupnya

Cara membuat :
1. tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang. Masukkan garam. aduk hingga rata
2. masukkan daging lalu tumis hingga daging berubah warna dan matang
3. angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

Gampangkan cara membuatnya sobat bloger?  bahkan bisa juga untuk menu sahur nanti.

kompas musafir
( Sumber foto : andayati-aan.blogspot.com )


Resep Soto Padang, Makanan Bagi Yang Kurang Enak Badan!

Aduh sobat bloger, maaf yah lama tidak memposting resep lagi, maklum istri saya lagi demam (bukan curhat yah hehe!!). Nah kebetulan resep kali ini berhubungan dengan demamnya istri saya. Maklum lah kalau demam banyak maunya, salah satunya Soto Padang ini. Daripada resepnya istri saya seorang yang menikmati, alangkah baiknya jika saya bagikan juga ke sobat bloger sekalian. Gampang kok cara buatnya.

Bahan :
500 gr daging sapi tanpa lemak (bisa diganti dengan daging ayam)
1 ruas lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
1 potong kayu manis ( 2 ruas jari )
100 gr soun
3 butir telur rebus, dikupas dan di potong 3 bagian
2 buah tomat diiris
lada secukupnya
kripik kentang secukupnya
bawang goreng secukupnya
irisan jeruk nipis
1 batang daun bawang diiris
minyak goreng
krupuk merah, jika ada

Bumbu Halus :
10 gr bawang merah
5 gram bawang putih

Untuk sambal :
2 sendok cabai merah, goreng, haluskan

Cara Membuat :
1. rebus daging dengan garam hingga lunak lalu potong dadu dan digoreng
2. rendam soun dalam air panas, tiriskan
3. tumis bumbu halus sampai harum, beri lengkuas, serai, daun jeruk dan kayu manis. Masukkan ke dalam kaldu daging, beri lada, dan garam sesuai selera
4. letakkan soun, telur, irisan tomat, irisan daun bawang ke dalam mangkuk. siram dengan kuah soto. taburi bawang goreng, keripik kentang dan krupuk merah. hidangkan dengan perkedel kentang, sambal dan irisan jeruk nipis.

Gampangkan cara membuatnya! nda bakalan bikin eneg bagi yang kurang enak badan karena bumbunya sederhana.

kompas musafir
( Sumber foto : sajiansedap.com )



Ayam Goreng Telur

Kebetulan telur ayam di belakang ada sekitar 10 butir, nah sobat bloger mumpung ada telur nih kita coba yuk bikin resep Ayam Goreng Telur. Agak sedikit mirip dengan Sate Ayam Tepung resep kita sebelumnya yaitu sama-sama berbahan dasar ayam.

Biasanya kalau bulan puasa di rumah menu ini selalu menjadi favorit berbuka puasa, bahkan istri saya sudah mulai mahir membuat Ayam Goreng Telur ini.

Bahan :
6 buah paha ayam, cuci bersih
2 butir telur
1 sendok makan maizena, larutkan dengan 1 sendok air
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun jeruk
minyak goreng secukupnya
100 cc air

Bumbu Halus :
4 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sendok makan ketumbar, sangrai
1 sendok teh garam

Cara Membuat :
1. Panaskan 2 sendok makan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan paha ayam ayam, daun salam, lengkuas, dan daun jeruk, aduk rata
2. Tambahkan air, masak hingga air terserap dan matang, angkat
3. Campurkan tepung maizena dengan telur dan sedikit garam, aduk rata
4. Panaskan minyak goreng. Celupkan ayam ke dalam adonan telur. Goreng ayam satu per satu hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

kompas musafir
( Sumber foto : solusimama.com )


Terang Bulan, Hok Loh Pan, Martabak Manis

Sebelum kita memulai resepnya, perlu sedikit dijelaskan tentang judul postingan ini. Kalau di Sulawesi kue ini bernama Terang Bulan, kalau di Sungai Bulo Kepulauan Riau sana namanya Hok Lo Pan, sedangkan di Padang Sumatra Barat namanya Martabak Manis. Jadi untuk judul tidak semudah resep sebelumnya (martabak Mie).

Maka dari itu untuk postingan resep kali ini saya beri judul dengan ketiga nama kue yang diyakini oleh masing-masing daerah diatas. demi terciptanya suasana nasional kuliner nusantara.

Bahan :
350 gram tepung terigu
11 gram ragi (1 sachet fermipan)
50 gram gula pasir (1)
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh vanili
2 butir telur
400 ml air
1 sendok teh baking powder
75 gram gula pasir (2)
150 gram margarine
keju dan meises untuk isian

Cara Mmembuat :
1. Campur tepung terigu, ragi, gula (1), garam dan vanili, aduk hingga rata
2. Masukkan telur dan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga menjadi adonan yang elastis tetapi kental lalu diamkan adonan kurang lebih 30 menit
3. Panaskan teflon dan tuang adonan yang sebelumnya kita tambahkan lebih dahulu baking powder
4. Setelah adonan setengah matang taburi gula (2). Lalu tutup, diamkan kurang lebih 1 menit hingga adonan matang
5. Poles dengan margarin dan isi dengan keju atau meises serta beri susu kental manis
6. Lipat martabak menjadi dua, poles dengan margarin dan potong-potong.


Kompas Musafir
( Sumber foto : sajiansedap.com )


Menu Laut : Kare Kepiting

Sobat bloger pada suka kepiting kan?? biasanya kepiting dimasak dengan kuah santan atau dibuat pedas manis atau digoreng tepung seperti sate ayam tepung. Mungkin jarang sobat bloger yang tahu kalau kepiting bisa juga dimasak kare, namanya Kare Kepiting

Bahan :
4 ekor kepiting
750 cc santan dari 2 butir kelapa
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk, iris halus
2 sendok makan minyak goreng, untuk menumis
Jika suka, bisa menggunakan penyedap rasa dan masako rasa ayam

Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
5 buah cabai merah
3 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
1 ruas kunyit bakar
1 sendok teh merica bulat, sangrai
1 ruas lengkuas, memarkan
1 sendok makan garam
1 sendok teh terasi bakar
1 ruas jahe

Cara Membuat :
1. Bersihkan kepiting, kemudian belah dua lalu kukus
2. Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu yang dihaluskan bersama salam, sereh, daun jeruk sampai harum. Tuangkan santan sedikit demi sedikit. Masak sambil diaduk perlahan sampai mendidih. Masukkan kepiting, penyedap rasa, dan masako rasa ayam
3. Masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk sampai santan tinggal sedikit atau selama 30 menit. Angkat dan Sajikan untuk menu sahur.

menanam-tanaman
( Sumber foto : food.detik.com )

Martabak Mie, Cemilan Mengenyangkan!

Bagi sobat bloger yang suka cemilan gorengan, tidak ada salahnya mencoba resep Martabak Mie ini, cara buatnya sangat gampang, sama seperti membuat sate ayam tepung. Yuk kita lihat bahan-bahannya.

Bahan :
1/4 kg mie kuning/mie basah (bisa juga menggunakan mie instan)
1 butir telur ayam
1 batang daun bawang
2 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1 ons udang
1 ons daging ayam
garam dan merica secukupnya

Cara membuat :
1. Udang dan daging ayam dicincang. daun bawang diiris-iris membulat. Telur ayam dikocok. bawang merah dan bawang putih dihaluskan.
2. Campurkan seluruh bahan 1 bersama mie. Selanjutnya, mie didadar pada sebuah penggorengan (jika sobat bloger memiliki teflon, bisa juga menggunakannya), gunakan api kecil saja. Usahakan agar matangnya merata.
3. Jika telah matang angkat dan siap dihidangkan untuk berbuka puasa.

Kompas Musafir
( Sumber foto : rikapurwantari.blogspot.com )
 


Sate Ayam Tepung, Alternatif Makanan Untuk Si Kecil

Jika mendengar kata sate, apa yang terlintas dalam benak sobat bloger?? pasti daging yang dibakar!!.. Dan jika membaca judul resepnya, mungkin sobat bloger akan bertanya-tanya, bagaimana caranya ayam dengan tepung dibakar, (heheh penasaran kan!!) supaya sobat bloger tidak penasaran lebih baik langsung baca resep dibawah ini. Resep Sate ayam tepung ini juga bisa untuk menggugah selera si kecil yang sedang malas makan. dan yang pasti berbeda dengan resep sate padang.

Bahan :
300 gram dada ayam, potong ukuran 1x1x3 cm
4 siung bawang putih, haluskan
1 sendok teh lada bubuk
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan saus tiram
minyak goreng
50 gram tepung terigu
2 butir telur kocok lepas
1/4 sendok teh garam
100 gram tepung panir
tusukan sate secukupnya

Cara membuat :
1. Campur bawang putih, lada bubuk, garam, dan saus tiram, aduk sampai rata. Masukkan potongan ayam ke dalam campuran bumbu, aduk rata dan diamkan 30 menit agar bumbu meresap.
2. Tusukkan potongan ayam berbumbu ke tusukan sate, masing-masing 3 potong. Lakukan sampai  daging habis
3. Setelah itu gulingkan sate ke dalam tepung terigu, celupkan ke dalam telur kocok, lalu gulingkan ke tepung panir.
4. Panaskan minyak goreng, masukkan sate hingga terendam minyak. Goreng hingga matang kecoklatan . Sajikan hangat dengan saus jika suka.

kompas musafir
(Sumber foto : duniaanakc511.wordpress.com)


Tahu Telur Masak Gurih

Kadang karena kesibukan, bahan masakan di kulkas hampir habis, yang tersisa hanya tahu dan telur. mau ke pasar, tapi pasarnya baru buka besok pagi. Nah, jangan khawatir sobat bloger, dengan hanya bermodalkan tahu dan telur bisa kok jadi masakan yang spesial, yang tak kalah enaknya dengan Udang Kucai. Yuk kita buat Tahu Telur Masak Gurih.

Bahan :
3 sendok makan minyak untuk menumis
2 lembar daun salam
1 tangkai serai, memarkan
1 ruas jari lengkuas, memarkan
20 butir telur puyuh, rebus kupas kulitnya (bisa juga menggunakan 5 butir telur ayam atau sesuai selera)
3 buah tahu, potong 2x2x2 cm , goreng
50 gram teri halus, cuci (kalau suka!)
50 biji petai , belah dua (itu juga kalau suka!)
garam secukupnya
500 cc air

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 buah cabai merah
2 buah tomat
garam dan gula merah secukupnya

Cara Membuat :
1. Tumis bumbu halus, daun salam, serai dan lengkuas sampai harum.
2. Masukkan telur, tahu. teri, petai, garam, dan air
3. Aduk dan masak sampai matang dan mendidih. angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

kompas musafir
(Sumber foto : resepmasakanrahasia.blogspot.com)


Kue Lumpang

Halloo sobat bloger, tidak lama lagi nih kita akan memasuki bulan puasa. Alangkah baiknya jika kita mempersiapkan menu-menunya dari sekarang. karena itu, saya akan bagikan banyak resep untuk menu buka puasa dan sahur. Selain resep Puding Roti Susu, resep yang akan saya bagikan kali ini adalah resep Kue Lumpang, yang merupakan resep tradisional Indonesia.

Bahan:
125 gram tepung beras
100 gram gula pasir
100 ml santan
1 sendok makan air kapur sirih
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh pasta pandan
pewarna makanan hijau muda secukupnya
mangkuk kecil sebagai cetakan kue lumpang, jika sobat bloger punya yang keramik lebih bagus lagi!

Pelengkap:
100 gram kelapa parut kasar
1/4 sendok teh garam

Cara Membuat:
1. Campur tepung beras, gula dan garam. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk dan diuleni hingga  adonan larut dan tercampur rata serta halus
2. Tambahkan kapur sirih, aduk rata. Kemudian tambahkan pasta pandan, aduk hingga tercampur rata kembali. Tambahkan pewarna makanan hijau muda jika adonan masih pucat
3. Didihkan air dalam panci kukus di atas api sedang. Tuang adonan ke dalam cetakan yang telah diolesi minyak goreng hingga hampir penuh.
4. Kukus kurang lebih selama 45 menit hingga kue matang yang ditandai dengan munculnya cekungan di bagian tengah kue. Angkat kue dan keluarkan dari cetakan.
5. Untuk parutan kelapa : campur bahan menjadi satu hingga rata, kukus sebentar kurang lebih 5 menit agar lebih tahan lama. Dinginkan pada suhu ruangan. 
6. Hidangkan kue lumpang dengan taburan parutan kelapa di atas atau di seluruh bagian kue.

kompas musafir
(Sumber foto : balikue.com)


Udang Kucai

Selamat petang sobat bloger!! sudah masak untuk makan nanti malam? Kalau belum saya mau bagikan resep sederhana nih, apalagi bagi sobat bloger yang suka makan udang. Namanya Udang Kucai. Ini salah satu alternatif resep bagi sobat yang bosan dengan udang goreng. Nah setelah santap malan dengan Udang Kucai ini, lebih mantap lagi ditutup dengan cemilan Puding Roti Susu. Silahkan dicoba:

Bahan-bahan:
150 gr udang besar, kupas
75 gr daun kucai (bunga bawang), potong-potong sepanjang 4 cm
2 sendok makan kecap asin
garam dan merica secukupnya
Air 50 cc

Bumbu Halus:
4 buah bawang merah
2 siung bawang putih
1 ruas jari jahe
2 sendok makan minyak untuk menumis
(Dapat ditambahkan cabai merah jika suka)

Cara Membuat:
1. Udang yang telah dikupas, dibelah punggungnya, rebus sebentar kemudian tiriskan. Siram dengan air dingin saat masih panas agar dagingnya tidak terlalu lunak
2. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan udang dan potongan kucai, masak hingga matang
3. Masukkan garam dan merica halus dan tambahkan air. Biarkan sebentar, kemudian angkat dan sajikan.

kompas musafir
(Sumber foto : koleksi1001resepi.com)



Puding Roti Susu

Selamat siang sobat blogger..
Siang ini kita hadirkan resep Puding Roti Susu, kalo sebelumnya kita bicara soal resep Gulai sayur. Puding ini cocok sekali untuk melepas dahaga siang, mari kita coba resepnya :

Bahan:
8 lembar roti tawar, buang pinggirnya
1 cup susu putih tawar
7 sdm gula
3 sdm terigu
3 sdm mentega (cairkan)
1 sdt vanila
3 butir telur
1/2 cup almond cincang
chocolate chips/meses untuk taburan

Cara buat:
1. sobek-sobek roti, rendam dengan susu, sisihkan
2. kocok telur dan gula sampai putih. masukan terigu, lalu mentega cair dan vanila
3. Masukan campuran roti dan susu
4. Campurkan almond cincang
5. tuang dalam loyang atau pyrex yang sudah diolesi mentega. taburi meses. kukus kurang lebih 35 menit.

kompas,musafir
(Foto : sajiansedap.com)


Gulai Sayur Khas Minang

Resep yuang satu ini (Gulai sayur khas minang) hampir setiap hari saya sajikan dirumah, kalo orang minang bilang, "Dak sero kok dak bakuah", artinya tidak asyik makan kalau tidak pakai kuah, nah untuk resep yang satu ini sebenarnya sobat blogger bisa kreasikan dengan jenis sayuran yang lainnya, seperti resep sebelumnya yang saya kreasikan dengan daun pucuk peranci. kalo di ranah minang pucuk parancih atau daun ubi bahasa indonesianya.
Woke..kita langsung saja siapkan.
Bahan:
150 gr daun melinjo
150 gr buah melinjo
200 gr nangka muda. potong-potong
100 gr daging sapi (bisa juga ceker ayam/sayap ayam)
750 ml santan dari 1 butir kelapa
2 buah asam kandis

Bumbu halus:
8 buah cabai rawit merah
8 buah bawang merah

Cara membuat:
1. cuci bersih daun melinjo dan buahnya, sisihkan
2. rebus buah melinjo dan nangka hingga setengah matang, angkat, sisihkan
3. didihkan santan bersama daging sapi, asam, garam dan bumbu yang dihaluskan
4. tambahkan buah melinjo dan nangka, masak hingga sayuran masak. masukkan daun melinjo dan masak sebentar. Angkat.

kompas musafir
(Foto : saveur.com)


Pepes Teri Padang

Siang sobat bloger, lama tak jumpa kali ini saya akan memposting menu yang sederhana namanya Pepes Teri, sangat sederhana dari menu Nasi Hainam. Berikut resepnya.
Bahan :
300 gr teri basah (teri halus)
4 lembar daun salam
5 buah belimbing sayur,potong-potong
2 lembar daunkunyit,potong-potong

bahan halus :
4 butir bawang merah
5 siung bawang putih 
9 cabai merah
30 gr kemiri 
5 cm kunyit
garam secukupnya

Cara membuat :
1. cuci ikan teri, balurkan bumbu halus
2. ambil selembar daun pisang, letakkan adonan, taruh potongan salam, belimbing, kunyit
3. bungkus seperti pepes, semat ujungnya dengan lidi, kukus sampai matang. Panggang diatas baraapi sampai matang
4. sajikan dengan nasi hangat

Kompas Musafir
( sumber foto : resepresepmasakan.info )


Nasi Hainam dengan Fiesta Nugget

Siang sobat bloger, kami baru saja makan siang nih, hehehe. Menunya sangat spesial, namanya Nasi Hainam dengan Fiesta Nugget, lebih spesial lagi jika disantap dengan Daging kambing Masak Paprika. Berikut resepnya.

Bahan :
1 pack fiesta Nuget, digoreng matang
300 gr beras
300 ml kaldu ayam
1 cm jahe dimemarkan
1 sendok makan minyak

bahan kuah :
200 gr labu siam dipotong kotak kecil
1 siung bawang putih dicincang halus
250 ml kaldu
1 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
1 sendok makan minyak wijen

cara membuat :
1. panaskan minyak, tumis jahe hingga harum, masukkan beras lalu aduk sebentar
2. tuang kaldu lalu masak sampai terserap, angkat lalu masukkan kedalam dandang, kukus sampai matang
3. buat kuah, tumis bawang putih sampai harum, masukkan labu siam, garam, merica, lalu masak sampai matang
4. sajikan nasi tim dengan kuah dan fiesta nuget.

Kompas Musafir
( sumber foto : b4b1boy.blogspot.com )


Gulai Rampon

Ketemu lagi sobat bloger, kali ini saya akan membagi resep lagi nih, kali ini resep gulai tapi bukan dari ranah minang, kita bergeser sedikit ke daerah Aceh. kalau  kemarin saya bagikan Gulai Sayur Khas Minang, maka kali ini saya akan bagikan resep Gulai Rampon namanya.

Bahan:
1 liter santan dari 1 butir kelapa
250 gr udang
8 siung bawang merah, iris
6 buah cabai merah besar, iris
6 buah cabai hijau besar, iris
1 sdt garam
2 buah asam kandis
150 gr daun singkong, rebus matang, peras airnya dan iris
250 gr bayam, siangi
100 gr daun melinjo, siangi
200 gr buah melinjo, rebus setengah matang
2 buah jagung manis, potong 8 bagian, rebus setengah matang
6 batang kacang panjang, potong 4 cm
10 buah cabai rawit merah utuh

Cara membuat:
1. didihkan santan bersama udang, masukkan bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, garam dan asam
2. masukkan jagung, buah melinjo, daun singkong, daun melinjo, bayam dan kacang panjang. masak sampai matang, kemudian masukkan cabe rawit, aduk sebentar lalu angkat
3. sajikan hangat.

Kompas Musafir
( Sunber foto : www.sajiansedap.com )

Daging Kambing Masak Paprika

Selamat pagi menjelang siang sobat bloger, tidak lama lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, karena itu saya mau bagikan resep spesial untuk hari pembuka puasa nanti. Kalau kemarin kita sudah membuat Rendang Daging, kali ini saya akan membagikan resep daging juga tapi tidak selama pembuatan rendang daging, namanya Daging Kambing Masak Paprika.

Bahan:
300 gr daging kambing dipotong memanjang kecil (bisa diganti dengan daging sapi atau ayam)
2 buah bawang bombai, potong berdiri selebar 1/2 cm, ditumis sampai setengah matang
2 buah paprika, potong berdiri selebar 1/2 cm, ditumis sampai setengah matang
4 siung bawang putih
4 cm jahe
1 tangkai serai, diambil bagian bawang dirajang halus
1 sdm ketumbar sangrai
2 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
1 sdm saus tomat
merica dan garam secukupnya

Cara membuat:
1. Haluskan bawang putih, jahe, serai, ketumbar, garam dan merica, tumis sampai harum, masukkan irisan daging kambing, aduk-aduk
2. dalam mangkuk, aduk kecap manis, kecap asin dan saus tomat. masukkan dalam tumisan dan masak sampai airnya berkurang separuh
3. setelah matang masukkan tumisan bawang bombai, dan paprika, aduk lagi. Angkat.


Kompas Musafir
( Sumber foto : kuchnia-indonezji.blog.onet.pl )

Telur Ceplok Bumbu Rendang

Tadi pagi aku coba bikin telur ceplok kreasi dengan bumbu rendang, kalau saya bikinnya agak pedas, menggunakan 8 cabe, ini salah satu variasi menu agar anak-anak tidak bosan kalo sarapan pagi, sama halnya dengan resep kroket nasi, cara membuatnya juga sangat sederhana.

Bahan:
5 butir telur ayam kampung
300 cc santan
1 lembar daun salam
1 batang serai, geprek
1 buah asam kandis

Bumbu halus:
6 buah cabai merah
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
5 butir merica
1 sdt ketumbar
2 cm kunyit
2 cm jahe
2 cm lengkuas

Cara membuat:

1. rebus santan, bumbu halus, serai dan daun salam sambil diaduk hingga mendidih. pecahkan telur ke dalam rebusan bumbu
setelah telur mengeras, pecahkan telur berikutnya. begitu seterusnya sampai telur habis. Tambahkan asam kandis.
2. masak santan dan telur sampai matang.

kompas musafir
(sumber foto : alexselly.blog.com)


Kembung Bakar Bumbu Nanas

Selamat malam sobat bloger, ketemu lagi! kami baru saja selesai makan malam, menunya sangat spesial yaitu Ikan bakar atau dikenal juga dengan Kembung Bakar Bumbu Nanas. tapi ikan bakar yang ini beda dengan Ikan Bakar Santan, yang kemarin saya bagikan, berasa lebih spesial karena bumbunya pakai nanas, kebetulan buah nanas di kebun ada yang matang, hehehe!

Karena rasanya enak dan bumbunya sederhana makanya saya bagi untuk sobat bloger sekalian. SKEFO alias Sekedar informasi, kalau nanas itu berfungsi juga sebagai penghilang bau amis ikan.

Bahan:
3 ekor ikan kembung, siangi kerat-kerat
100 gr nanas, iris tipis

Bumbu halus:
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
4 buah cabai merah
garam secukupnya

Cara membuat:
1. campurkan bumbu halus bersama nanas iris. aduk rata, balurkan bumbu ke ikan
2. bakar ikan sampai matang dan kering
3. angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

Kompas Musafir
(Sumber foto : food.detik.com)


Gulai Daun Pucuk Peranci

Bagi sobat bloger yang sering makan dirumah makan Padang,pasti selalu disuguhi lalapan daun singkong rebus. Selain dijadikan lalapan, daun singkong dapat juga dimasak gulai. Namanya Gulai Daun Pucuk Peranci. gulai enak juga dimakan  bersama Ikan Asin Asam Manis. berikut cara memasaknya.

Bahan:
1 butir kelapa ambil 2,5 gelas santan cair(500cc), dan 2 gelas santan kental(400cc) 
1 lembar daun kunyit yang sedang besarnya
1 lembar daun salam
1 batang serai, geprek
50gr udang kering tawar, cuci
200gr daun singkong muda, siangi.cuci dan iris halus.

Bumbu halus:
50gr Cabe rawit,sesuai selera
4 siung bawang putih
5 butir bawang merah 
1 ruasjari jahe
1 ruasjari lengkuas
5 butir kemiri goreng
garam sesuai selera

Cara membuat:
1.Santan encer dengan bumbu halus serta daun kunyit, daun salam, dan serai direbus sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah.
2.Setelah santan mendidih, besarkan api masukkan udang dan daun singkong, aduk-aduk dan masak masak sampai daun empuk. 
3.Tambahkan santan kental dan masak terus sambil diaduk-aduk sampai santan mendidih dan semua bahan matang.Angkat.hidangkan.

KompasMusafir
(Sumber foto: resepmasakankhas.com)


Ikan Asin Asam Manis

Ini adalah salah satu masakan yang selalu menjadi rebutan di meja makan selain Tumis Kerang Bumbu Kemangi, bahkan kami harus rebut-rebutan dari piring. hehehe. Bagi sobat bloger pecinta ikan asin seperti kami, tidak ada salahnya mencoba resep Ikan Asin Asam Manis berikut.

Bahan:
500 gr ikan asin gabus, atau ikan asin lainnya.
150 ml air jeruk nipis
3 lembar daun salam
4 cm lengkuas, memarkan
50 gr cabai rawit, tumbuk kasar
250 gr cabai hijau, tumbuk kasar
250 gr bawang goreng
125 gr bawang putih goreng

Cara membuat:
1. rendam ikan asin, kemudian cuci bersih, tiriskan, kemudian potong-potong sesuai selera, goreng hingga kering
2. masak air jeruk, daun salam dan lengkuas, sampai mendidih
3. masukkan cabai rawit, cabai hijau dan ikan asin goreng, aduk hingga rata sampai bumbunya matang
4. tambahkan bawang merah dan bawang putih goreng, aduk hingga rata. Angkat


Kompas Musafir
(Sumber foto : resep-makanan-2013.blogspot.com)

Tumis Kerang Bumbu Kemangi

Sobat bloger bosan dengan Ikan Bakar Santan atau variasi masakan ikan lainnya? ada baiknya mencoba resep Tumis Kerang Bumbu Kemangi berikut, dijamin bikin ketagihan di lidah sobat bloger.

Bahan:
250 gr daging kerang darah
50 gr daun kemangi
4 buah bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
1 sdm cabai giling
2 buah cabai hijau dan merah, buang bijinya, iris serong
1 buah tomat potong-potong dadu
2 cm jahe, memarkan
1/2 sdt garam, atau sesuai selera
1 sdm air jeruk asam
50 ml air
3 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai giling hingga harum
2. masukkan kerang darah dan jahe, masak hingga kerang berubah warna
3. tambahkan cabai hijau, cabai merah, tomat, kecap manis dan garam, aduk rata
4. tuangkan air asam dan air, aduk dan masak hingga matang
5. terakhir tambahkan daun kemangi, aduk hingga rata. Angkat

Kompas Musafir
(Sumber foto : annisasatriana.blogspot.com)



Ikan Bakar Santan

Hai sobat bloger ketemu lagi. Kemarin kita sudah membuat Sambal Lado, lupa kalau ternyata saya belum memberikan resep Ikan Bakar Santan. Berikut cara membuatnya.

Bahan:
1 ekor Ikan (sesuai selera)
200 ml santan kental
2 siung bawang putih, haluskan
2 cm jahe
lengkuas secukupnya
1/2 bagian jeruk nipis, ambil bulirnya
5 buah cabai merah, giling
1 butir bawang merah, haluskan
1 sdm kecap

Cara membuat:
1. ikan dibakar sampai mengeluarkan minyak
2. aduk santal kental dengan bumbu lainnya
3. oleskan ke atas ikan yang sedang dibakar atau dapat juga ikannya yang telah dibakar dicelupkan ke dalam bumbu kemudian dibakar lagi sampai matang. Jika sudah matang, angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

Kompas Musafir
(Sumber foto : resepkuenak.com)


Sambal Lado Hijau

Selain Sambal Lado Tomat, ada juga Sambal Lado Hijau khas padang lainnya yang dapat sobat bloger coba. Silahkan dicoba dengan cara sebagai berikut:

Bahan:
1 ekor ikan tongkol (500 gr), bersihkan, biarkan utuh
3 sdm air jeruk nipis
garam secukupnya
500 cc air untuk merebus ikan
3 lembar daun salam
1 batang serai memarkan
5 buah cabai hijau, patahkan menjadi 2 bagian
4 sdm minyak goreng

Bumbu halus:
10 buah cabai hijau, giling agak kasar
4 buah bawang merah
1 siung bawang putih
1 buah tomat

Cara membuat:
1. lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam
2. rebus ikan dengan daun salam dan serai sampai matang. Angkat, belah menjadi 2 bagian kemudian potong  masing-masing menjadi 2 bagian lagi, sisihkan.
3. panaskan minyak, goreng ikan tongkol sampai setengah kering, angkat, tiriskan
4. masukkan bumbu halus ke dalam sisa minyak penggoreng ikan tongkol, tumis sampai harum baunya
5. masukkan garam, gula pasir dan cabai hijau, aduk
6. masukkan ikan tongkol, aduk sampai matang, angkat. Sajikan hangat.

Kompas Musafir
( Sumber foto : norecipejuststory.com)



Ikan Lele Masak Masam

Ikan lele biasanya dikonsumsi dengan cara digoreng, dibakar, atau dimasak, jika sobat bloger bosan dengan resep yang itu-itu saja, maka tidak ada salahnya mencoba resep yang kemarin saya coba masak namanya Ikan Lele Masak masam. Masakan ini cocok juga dimakan dengan Nasi Ulam Petai.

Bahan:
3 ekor ikan lele yang sedang besarnya
3 lembar daun jeruk
1 sdt garam
4 sdm minyak goreng
200 ml santan sedang kental
2 lembar daun salam
Bumbu halus:
7 butir kemiri, digoreng
3 siung bawang putih, digoreng
1 sdt terasi
5 buah cabai merah
2 cm kencur
7 buah belimbing sayur

Cara membuat:
1. goreng ikan lele sampai kering
2. panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga setengah matang
3. masukkan daun salam, daun jeruk dan santan. Masak hingga santan mendidih, masukkan garam
4. Masukkan ikan lele, aduk-aduk hingga ikan tertutup bumbu, dan santannya berkurang
Angkat dan siap disajikan.

Kompas Musafir
(Sumber foto : comunity-development.blogspot.com)


Nasi Ulam Petai

Resep Nasi Ulam Petai, sebenarnya kreasi saya sendiri dengan menambahkan petai mentah, caranya cukup sederhana hanya dengan menaburkan petai yang sudah diiris halus, untuk rasa juga tidak kalah enaknya dibanding resep nasi mentega dan bistik tahu yang sudah kita bahas sebelum ini.

Untuk Ibu-ibu dirumah silahkan dikreasikan sendiri resep nasi ulam petai ala padang buatan saya ini, untuk tidak memperpanjang Mukhaddimah kita langsung saja persiapkan

Bahan:
1 L santan dari 1 butir kelapa
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk purut
1/4 jintan, sangrai dan haluskan
5 butir bawang merah, iris tipis
750 gr beras, cuci, rendam 1 jam, bilas
Petai mentah diiris halus, secukupnya.

Serundeng kelapa:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
1/4 sdt jintan
3 buah cabai merah
1 sdt air asam, 1 sdm gula merah
1/2 sdt garam
1/2 butir kelapa, parut memanjang

Pelengkap: teri goreng, telur dadar, daun kemangi, petai,

cara membuat:
  1. Didihkan santan bersama daun salam, salam, daun jeruk purut, jintan, bawang merah dan garam. masukkan beras, aduk rata kemudian masak diatas api kecil sampai santan terserap habis. Angkat. pindahkan ke dalam dandang, kukus sampai matang.
  2. Serundeng kelapa: haluskan bumbu campur dengan kelap. sangrai diatas api kecil sampai kering dan berbau harum. Angkat.
  3. Sajikan nasi dengan taburan serundeng dan telur dadar. tambahkan daun kemangi dan ketimun biar wangi dan harum.
kompas musafir
(Sumber Foto : News.detik.com)

Nasi Mentega dan Bistik Tahu

Selamat pagi sobat blogger, kali ini kita menelusuri resep Nasi mentega dan Bistik tahu, menurut saya nasi mentega ini untuk rasanya tidak jauh beda dengan nasi goreng buatan ibu saya, cuman disini lebih mencolok rasa manisnya, mungkin karena lebih dominannya buah tomat dan sausnya.
Langsung saja kita persiapkan bahan pembuatnya.

Bahan:
150 gr beras
350 cc air
1 sdm mentega
100 gr jagung manis pipilan
pelengkap: tomat merah, ketimun, saus tomat

Bistik tahu:
250 gr tahu, kukus
100 gr kornet sapi
3 siung bawang putih, haluskan
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt kaldu bubuk
1 butir telur
1 sdm bawang bombai, cincang
1 sdm kecap manis
150 cc air kaldu
1/4 sdt garam
1/8 sdt merica bubuk
minyak goreng secukupnya

cara membuat:
Nasi mentega:
  1. Cuci bersih beras, didihkan air dan masukkan beras ke dalam air mendidih. Masak sampai menjadi nasi aron. Campur dengan jagung manis, aduk rata
  2. Panaskan panci pengukus, kukus nasi sampai matang (kurang lebih 30 menit)
  3. Taruh nasi dalam pinggan, dalam keadaan panas-panas tambahkan mentega, aduk rata. Bistik tahu
  4. Campur bahan tahu, kornet sapi, bawang putih dan telur, aduk rata. Ambil 1 sdm adonan tahu, bentuk bulat pipih. Lakukan sampai adonan habis
  5. Panaskan minyak, goreng sampai matang. Lakukan pada semua bahan
  6. Panaskan 1 sdm minyak, tumis bawang bombai sampai harum. Masukkan kecap manis, air kaldu, garam dan merica. aduk rata. Masukkan tahu yang telah digoreng, masak sampai bumbu meresap, angkat.
  7. Sajikan nasi mentega dengan bistik tahu dan pelengkap.
kompas musafir

Menikah Dengan Gadis Suku Kubu

kompas musafir
"Indahnya pernikahan kami akan kurasa sampai ke Alam akhirat" tak berlebihan rasanya aku meumpamakan demikian. mengapa tidak, semenjak kami menikah hingga detik nafasku kini tak pernah ada pertengkaran diantara kami, sama sekali tiada pernah, telah lima belas tahun usia pernikahan kami. Aku hendak berbagi dengan kawan-kawan semua tentang lima belas lima tahun pernikahan kami melalui beberapa paragrap ini

Sebagai pemuda yang pernah mengecap pendidikan Universitas wajar kiranya aku melakukan lalu memilih sesuatu menurut tuntutan ijazah sarjanaku, demikian juga dalam hal pasangan hidup, bertemu dengan seorang gadis, berkenalan lalu tak lama kemudian menikahinya, maunya demikian alur hidup yang aku hendaki. Namun takdir berkata lain, aku melangkahi proses berkenalan, sebab berkenalan itu aku menikah. Menikahi seorang gadis keturunan kubu, telah Muslim dan berasal dari keluarga baik-baik.

Seperti yang kawan-kawan pernah baca, suku Kubu merupakan salah satu suku primitif yang dilindungi negara. pada kebanyakan, suku ini hidup di Rimba raya pedalaman, yang tersebar di beberapa penjuru dalam wilayah provinsi Jambi. Namun ada beberapa kelompok dari mereka yang telah tinggal menetap, dengan tradisi yang telah banyak disesuaikan dengan adat istiadat penduduk setempat, bisa dikatakan sudah agak moderen. Benar kawan, dengan salah satu dari merekalah aku menikah.

Tahun 1995 Sebuah perusahaan swasta terkemuka membuka areal perkebunan baru di wilayah kabupaten Merangin Jambi, aku menjadi salah satu pekerjanya, sebagai Mandor kebun. Satu Tahun hidup dan bekerja di pedalaman rimba seperti itu sangat membosankan tentunya, jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, untuk menghilangkan kejenuhan aku dan kawan-kawan lain yang masih bujang sering batandang kerumah penduduk setempat, walau agak jauh dari Camp kami. Dari kebiasaan batandang inilah aku mendapat kesempatan "langka" melihat, memandang (sambil mematikan gerak waktu) kemudian mengaguminya.

Siti Hindun namanya, panggilan Siti, anak salah seorang mantan Kepala suku Kubu, harus aku terangkan namanya kawan, meski dalam tradisi suku kubu menyebut nama seseorang yang sudah meningga merupakan hal yang tabu. Suku kubu ditempatku bekerja umumnya menyembunyikan anak perawannya dari pandangan orang asing, aku orang asing bagi mereka yang secara kebetulan melihatnya dibalik jendela waktu itu. Kawan tahulah seperti apa lelaki, tak baik jatuh cinta maunya ingin segera bertemu, namun hal itu tak mudah dilakukan di sini.

Hasil diskusiku dengan kawan-kawan di-Camp memutuskan agar aku langsung menemui salah seorang paman Siti Hindun. Tanpa menunggu jerawat tumbuh subur, tiga hari setelah itu aku batandang kerumah pamannya, Bujang Unting namanya, menyampaikan maksud ingin berkenalan dengan ponakannya, tak berlama-lama dengan obrolan pembuka setelah itu aku mengatakan maksud tujuanku, beliau terdiam sejenak, kemudian sambil mengusap muka tiga kali Bujang Unting berultimatum "kalau kau hendak berkenalan dengan ponakanku, Kau harus sedia menikahinyo". Keputusan pak Unting membuatku mati kartu, dipenghujung kunjungan aku keluarkan As wajik bahwa empat hari lagi aku kan datang memberikan jawaban. Antara gelora asmara dan ancaman menikah dengan “ Kubu ditirai jendela” membuat mata tak sudi pejam kala malam.

Begitulah awal mulanya, hari kedua setelah kunjungan itu, dengan perhitungan yang matang, aku kabarkan ke kampung, kepada Ayah, Bunda dan ninik mamak bahwa aku hendak menikahi gadis kampung sini, lengkap dengan latar belakang keluarga Mendiang pak dusun yang telah muslim. Alhamdulillah keluarga dikampung tak banyak cincong, mereka setuju.

Empat hari kemudian aku kembali kerumah pak dusun menyampaikan kesanggupanku menikahinya. "Aku Bersedia Menikah dengannya, Pak", kataku, Bujang Unting menepati janjinya lalu dia memperkenalkanku dengan ponakannya. Pada mulanya aku memaklumi Siti tak menjawab semua pertanyaanku, mungkin dia masih malu sebab aku orang asing baginya. lama kelamaan aku terbiasa dengan caranya yang hanya menggangguk setiap aku tanya, setelah keluar dari rumah paman Siti pikiranku mulai terganggu dengan caranya yang tidak satupun membalas interaksi sosialku, namun semuanya kusimpan saja didalam hati. janji telah diikat, sebagai Pria sejati aku harus memenuhi janji itu.

28 Februari 1996 keluargaku datang meminang kerumah pak dusun, dalam situasi tak mengenal seperti apa keadaan Siti, Proses peminangan tidak terlalu rumit dan terlalu lama karena pada dasarnya tradisi meminang suku kubu hampir mirip dengan sukuku di Minang. Tiga bulan setelah acara meminang kami menikah, aku membawa Siti ke Camp perkebunan. Malam pertama itulah aku menyadari ternyata Siti mengalami kelainan pada lidahnya, sehingga dia tidak bisa bicara dengan baik, Oh .. Bisu.

Ketika aku coba urut ternyata dari sinilah "Indahnya pernikahan kami akan kurasa sampai ke Alam akhirat" itu bermula. Sauh diangkat bahtera mulai berlayar, diatasnya aku sang Mualim dan gadis bisu yang ikut serta kemana kompasku membawa bahtera. Walau cacat, Siti ternyata seorang wanita cerdas. Kami mengawali hari pertama dengan bahasa isyarat, simbol komunikasi paling bermakna yang pernah kukenal. Kawan boleh membayangkan gerak apa yang aku lakukan ketika menerangkan huruf “A, B, C” atau “1, 2, 3” kepada Siti sewaktu aku mengajarinya bentuk huruf dan angka.

Siti menguasai tulisan dan angka setelah dua bulan kemudian, ketika aku kesulitan memahami maksud gerak jari-jari lentiknya, dengan segera dia mengambil pulpen dan kertas untuk menulis “mengapa aku tak membawa perlengkapan sholat ke kebun tempat aku mengawas”. Tuhan telah Memberikan yang terbaik untukku yaitu bahasa isyarat dan kebisuan, lalu istriku tercinta mempertajam mata hatiku melalui gerak jari dan air mukanya, kalau ku cerminkan dengan zaman sekarang ini, bahasa isyarat ini mungkin tak banyak yang menguasai. Seiring dengan pandainya Siti menulis dan membaca, dia mulai menuliskan hal-hal lain yang menurutnya indah, seperti desiran angin yang terdengar di celah dedaunan pohon, atau sajak sederhana, dan catatan belanja.

kehidupan Rumah tangga kami jauh dari yang namanya omelan, tawa ngakak dan mempergunjingkan tetangga sebelah. Siti menyampaikan semua maksudnya dengan dua bahasa tadi, kepada tetangga dan semua orang yang berkomunikasi dengannya, kalau suatu saat presiden RI tersesat dikampung ini dan meminta pertolongan istriku untuk menunjukkan jalan semoga saja bapak presiden tidak tersingung dengan bahasa istriku.

Siti mengerti benar cara menyembuhkan keletihanku sepulang kerja, setelah menyuguhkan segelas jahe panas, digiringnya tanganku kehalaman belakang, duduk di pale-pale sambil memijit pundakku, lalu kemudian dia mengeluarkan secarik kertas, bahasa tulisan yang telah dibuatnya hari itu. Untuk kawan aku tunjukkan sebagian tulisannya.

“... di depanmu lembah hijau membentang, rumah-rumah mungil di lereng perbukitan, sayup-sayup tapi sampai gesekan biola menjadi paduan sempurna di saat angin-angin menghembuskan nafasnya yang lembut. mari kita rebahkan sejenak kepala ini ...”

Sesuai skalanya aku mengagumi semua tulisannya. Cintanya tak bisa ku ungkap dengan bahasa lisan tak bisa ditakar dengan tenung namun jelas bagi mata hati. agak Sekalipun, tiada pernah dia langgar sesuatu yang aku larang. Gerak tangan menyatukan kami setiap hari, dekat semakin dekat dan semakin dekat lagi, begitulah kira-kira cinta yang tak kuasa dilisankan istriku.

Kecuali bahasa lisan istriku Siti wanita yang normal, dua tahun setelah menikah Siti melahirkan seorang bayi perempuan nan cantik dan normal. Melalui beberapa lembar kertas kami sepakat memberinya nama Sri indreswari.

Mendidik dan membesarkan seorang anak bukanlah perkara yang mudah, terlebih dengan keadaan istiku yang demikian. Sri tumbuh dalam bahasa isyarat dan lisan, sesuatu yang membuatnya merasa beruntung dari anak-anak lain seusianya.

Hingga cerita ini ditulis oleh Zulfadli, kami telah di Anugerahi lima orang anak yang mana semuanya lahir dengan normal. Kepada Penguasa Jagad Raya syukurku yang tak terhingga, aku di Anugerahi seorang istri bisu, Amanah yang akan kujaga sampai mati. Dengan demikian setidaknya istriku jauh dari sifat menggosipkan infotaiment atau membicarakan kekurangan orang-orang disekitarnya. Kalau saja Tuhan menjodohkan gadis Buta waktu itu, aku bersedia menjadi mata untuknya, menempuh hidup di dunia nan berlumur dosa ini.

Lembah Bunian
Fadli. 17 Desember 2010

tulisan ini juga dimuat di kompasiana dan kompasmusafir.blogspot.com

Dua Pasangan Capres Beda Pandangan soal Subsidi BBM

kompas musafir
(Foto : MI/ Atet Dwi Pramadia)
Untuk mengantisipasi risiko krisis listrik beberapa tahun mendatang, kedua kubu capres punya solusi serupa.
PASANGAN capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla menjajaki penyediaan energi murah lewat percepatan konversi bahan bakar
minyak (BBM) ke gas. "Untuk menekan subsidi dan impor BBM, caranya dengan konversi minyak ke gas untuk transportasi dan pembangkit listrik. Tentu untuk memanfaatkan gas, perlu infrastruktur memadai karena pengelolaannya tidak sesederhana BBM,"jelas Tim Sukses Jokowi-JK Bidang Energi, Darmawan Prasodjo, dalam diskusi di Jakarta, kemarin. Menurutnya, selisih harga BBM yang kini Rp10.500 per liter amat jauh dari harga gas yang hanya berkisar Rp4.000-Rp5.000 setara per liter. Dengan beralih ke gas, subsidi BBM lambat laun tidak lagi diperlukan. "Selama empat tahun mendatang, kami akan kurangi subsidi BBM secara bertahap," imbuh Darmawan.Ia tidak menampik, pada realitasnya, kini rencana konversi BBM ke BBG jalan di tempat. Selain pengadaan alat konerter, ada pula kendala dari para prinsipal, umpamanya kendaraan yang kelak dipasangi converter kit akan kehilangan garansi dari pihak produsen."Itu gampang saja. Perintahkan Ditjen Pajak untuk beri pajak 200% bagi para prinsipal yang tidak mau beri garansi dan converter kit. Tapi kalau mereka mau beri, kita kasih insentif pajak jadi 5%,paparnya.

Di samping gas, pihaknya pun berencana menggenjot konsumsi energi berbasis kelapa sawit untuk meredam impor solar. Dulu kita pernah konversi minyak tanah ke gas. Pada saat elpiji disediakan, minyak tanah dikurangi. Yang terjadi, rakyat mau pakai energi yang lebih murah," imbuhnya.Untuk tahun ini, pemerintah mengajukan revisi subsidi BBM menjadi Rp284,99 triliun dari plafon awal Rp210,74 triliun. Kebutuhan BBM nasional 1,4 juta ton barel per hari, sedangkan produksi hanya 850 ribu bph. Alhasil, sisanya ditutupi impor. Soal subsidi BBM, kubu capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa justru akan mempertahankannya. Walakin, akan ada pengaturan via instrumen pajak dan cukai untuk mengantisipasi bocornya subsidi ke orang-orang kaya. "Kami tidak akan naikkan harga, tapi akan kurangi subsidi BBM khususnya untuk orang kaya. Kalau subsidi dihapus dalam empat tahun, harga BBM premium justru jadi Rp10.750 atau hampir sama dengan pertamax," kata anggota Tim Sukses Prabowo-Hatta, Dradjad Wibowo, dalam forum diskusi serupa. Dengan mengutak-atik pajak dan cukai, imbuhnya, rakyat miskin tidak akan terbebani. Kalau pajak dan cukai kan spesifik, bisa orang tertentu yang dikenai. Subsidi tetap, jadi kenaikan harga hanya akan dirasakan orang kaya."

Krisis listrik
Soal ancaman krisis listrik yang menghadang Indonesia, khususnya Jawa, beberapa tahun mendatang, kedua kubu punya solusi senada. Baik tim Jokowi-JK maupun tim Prabowo-Hatta mengusung pemanfaatan energi alternatif sebagai sumber pembangkit listrik yang selama ini didominasi BBM. "Harga listrik per kWh kalau pembangkitnya pakai BBM Rp3.000, tapi kalau pakai gas bisa Rp700-Rp900 per kWh," papar Darmawan. Maka, pemanfaatan sumber pembangkit listrik dari gas, batu bara, air, ataupun geotermal perlu diintensifkan.Dradjad pun mengemukakan hal serupa. Jika sumber pembangkit listrik masih berbasis BBM, harganya akan mahal sehingga subsidi pemerintah pun besar. "Mau tidak mau harus diganti ke sumber yang lebih murah yaitu gas dan energi terbarukan lainnya," jelas Dradjad dalam diskusi yang sama di Jakarta.

Sumber : Mediaindonesia

KPK Diminta Selidiki Dirjen Haji sebelum Anggito

kompas musafir
(Foto : MI/M.Irfan)
KOMISI Pemberantasan Korupsi diminta menyelidik kemungkinan keterlibatan pejabat Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama sebelumnya menyusul mundurnya Anggito Abimanyu."Jika Anggito (Dirjen PHU) diduga terlibat pada 2013, dirjen sebelumnya, Slamet Riyanto, serta pejabat lain yang mungkin terkait pada penyelenggaraan haji 2012 juga harus diperiksa,” kata pemerhati haji dari Rabithah Haji Indonesia (RHI) Ade Marfuddin di Jakarta, kemarin.Menurut dia, Slamet dan para pejabat Kemenag sebelumnya diduga berkontribusi pada kasus penyelewengan dalam penyelenggaraan haji 2012 dan 2013 yang diungkap KPK baru-baru ini. Kasus itu pula yang telah menyeret Menteri Agama Suryadarma ALi sebagai tersangka. "RHI mendukung penuh KPK mengusut secara tuntas dan mengungkap berbagai kecurangan dalam penyelenggaraan haji sekaligus menangkap para pelakunya dengan memberi hukuman maksimal atas perbuatan mereka yang melawan hukum dan menodai kesucian nilai-nilai agama," tegas Ade yang juga dosen UIN Jakarta.Lebih jauh,ia mendesak Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 diamendemen karena dinilai tidak relevan dan sejalan dengan semangat reformasi penyelenggaraan haji.

Amendemen itu lebih fokus kepada agenda pemisahan secara jelas antara fungsi regulator dan eksekutor penyelenggaraan haji. Penyelenggaraan haji tidak bisa lagi dilaksanakan ditjen, tetapi oleh institusi tersendiri yang independen dan profesional. Adapun fungsi regulator masih bisa dipegang kementerian," tandasnya.Secara terpisah, Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Uchok Sky Khada? sepakat agar KPK memeriksa pejabat Kemenag sebelumnya termasuk anggota DPR. Di sisi lain, ia mengkritik kebijakan pemerintah dengan menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2014 sebesar 8,2% saja daripada sebelumnya. “Itu terlalu kecil, seharusnya bisa 10%-20% jika pemerintah mau mengadakan sistem lelang.

Sumber : MediaIndonesia