Separoh Wilayah Nagari Lubuk Besar Berada Dalam HGU PT.TKA

kompas musafir
(Courtesy image by Dharmasraya Ekspres)
Masyarakat Nagari Lubuk besar pada Hari jumat (17/06) lalu mendapat kunjungan dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) LARASITA (Layanan Rakyat Untuk Sertifikat Tanah), kunjugan BPN Larasita tersebut merupakan salah satu bentuk layanan BPN RI untuk membantu masyarakat pedalaman dalam mensertifikatkan tanah milik mereka, namun dalam berjalannya pelayanan tersebut diketahui tanah milik warga hanya seluas tiga hektar, selebihnya di akui pihak BPN yang melakukan pelayanan tersebut bahwa tanah tersebut dalam wilayah HGU PT.TKA (Tidar Kerinci Agung) hal ini mengundang pertanyaan besar bagi warga nagari Lubuk Besar.
Wali nagari Lubuk Besar Burhanudin ketika di temui Dhameks dirumahnya yang sekaligus menjadi kantor wali nagari, mengaku kaget dengan hal yang disampaikan oleh BPN Larasita waktu itu, sebanyak 50 KK (Kepala Keluarga) di lubuk besar hendak melakukan sertifikat tanah pada akhirnya tidak semuanya yang bisa mengurus sertifikatnya, sebab terkendala dengan HGU PT.TKA.
“Bagaimana itu bisa terjadi dan bagaimana kami bisa tidak tahu kalau separoh luas tanah dari kampung kami ternyata berada dalam HGU PT.TKA, sejak kapan pula itu“, jelas Burhanudin.
Lebih lanjut Burhanudin selaku wali nagari menjelaskan, bahwa masalah ini akan segera didudukkan sesegera mungkin dengan ninik mamak, “Kita tidak bisa membiarkan hal seperti ini, dan akan sesegera mungkin akan mendudukan perkara ini dengan ninik mamak, agar segera jelas masalahnya namun demikian kami juga sudah meminta kepada BPN Larasita Untuk meminta kejelasan kepada BPN Pusat tentang tanah rakyat yang masuk kedalam wilayah HGU PT.TKA ini”, jelasnya.

0 comments