MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA

kompas musafir
(SD 25 Lubuk Besar, WC disulap menjadi lokal.)

Asam Jujuhan – Dunia pendidikan di bumi Nagari Lubuk Besar kecamatan Asam Jujuhan kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, penuh perjuangan, terutama oleh guru-guru yang mengajar di SD 25 Lubuk Besar Sungai Rumbai, pasalnya hingga kini SD 25 Lubuk Besar Sungai Rumbai dengan jumlah siswa lebih kurang 60 siswa, salah satu ruang belajarnya adalah WC yang telah disulap menjadi lokal, kondisi miris seperti ini harus dijalani oleh bapak M.Haris selaku kepala SD 25 Lubuk Besar Sungai Rumbai, demikian diungkapkan oleh Burhanudin selaku wali nagari Lubuk Besar.

Dijelaskan Burhanudin juga, harapan untuk mendapatkan bantuan dari dinas terkait hanya tinggal harapan, “lebih kurang 28 tahun SD 25 Lubuk Besar Sungai Rumbai telah berdiri, kalau dulu bolehlah siswanya sedikit sekarang dengan bertambahnya penduduk tentu bertambah pula tuntutan pendidikan, sehingga harus menambah ruangan belajar, demi meneruskan cita-cita luhur pendiri bangsa seperti yang tertuang dalam Undang Undang Dasar 1945, yakni “Mencerdaskan Bangsa”, tutur Burhanudin.

Lebih lanjut Burhanudin kepada Dhameks menjelaskan, saat ini WC yang disulap untuk dijadikan lokal tersebut tidak dipakai sebab saat ini siswa kelas enam telah selesai melaksanakan ujian akhir, “Nantinya kalau sudah kenaikan kelas lagi tentu kita akan memakai lagi WC tersebut untuk dijadikan lokal, kita berharap pemerintah khususnya dinas pendidikan memperhatikan masalah ini”, jelasnya.

M.Haris selaku kepala sekolah ketika di temui Dhameks kemaren, mengaku beliau berharap dinas terkait memperhatikan masalah ini, “Kami berharap benar pak, pemerintah turut perhatian dengan keadaan sekolah kami ini”, jelasnya.

0 comments